Kamis, 01 Oktober 2015

Seorang Ayah Harus Membuat Anak Perempuannya Jatuh Cinta Padanya


yap.. seorang ayah harus membuat anak perempuan jatuh cinta padanya itu sangat ngena banget dihati ku. kata kata yang dilontarkan oleh ummu fida, istri dari ustad abu rizal pemilik sekolah ponpes (lupa namanya) yang terletak di sukabumi. beberapa bulan yang lalu aku mengikuti pelatihan oleh beliau mengenai metode mendidik anak. dengan sangat cerdas beliau mendefinisikan berbagai hal tentang dunia anak. salah satunya bahwa anak berhak mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

kemudian salah seorang ustadzah bertanya pada beliau "bagaimana dengan saya, seorang single parent yang memiliki anak perempuan?"
beliau pun menjawab "seorang ayah harus membuat anaknya jatuh cinta padanya. karna jika tidak, ketika anak beranjak remaja dan dewasa, dia akan mencari kasih sayang dari laki laki diluar sana ....... (bla bla bla)"

dduuaarrr.. tak tahan membendung air mataku ketika mengingat bagaimana orang tua dulu mendidik anaknya. miris. bukan menyalahi tapi inilah hasilnya.

ketika anak kecil selalu dimahari dan dibentak akan terbentuk sikap keras kepala pada anak itu hingga ia dewasa.

ketika anak itu dipukul dan dicaci, akan tercipta suatu perlawanan/melawan hingga ia dewasa.

ketika anak sering dibohongi dengan hal2 kecil, anak akan tidak mudah mempercayainya lg dan menjadi pendusta juga kelak hingga ia dewasa.

Bagaimana anak akan belajar kejujuran dan memegang amanah kalau ia mengetahui orang tuanya berdusta?

“Hai orang-orang yang beriman mengapa kamu mengatakan apa yang tidak kamu perbuat? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa yang tidak kamu kerjakan” (SurahAshShaff:2-3).

apakah kamu mengalaminya?

sungguh sangatlah penting mambangun karakter dan akhlak sejak dini pada anak.

duhai betapa indah manakala sang ayah mengumpulkan anak-anaknya untuk membacakan kepada mereka ayat-ayat al-Quran dengan sedikit keterangan, lalu memberikan hadiah-hadiah bagi yang bisa menghafalkannya.

Seorang anak yang masih kecil bisa juga menghafal surat al-Kahfi karena ayahnya selalu mengulang-ulang bacaan ayat tersebut setiap hari jumat. Demikian juga dengan mengajari anak dasar-dasar akidah Islam seperti yang termuat dalam hadits:

“Jagalah Allah, niscaya Allah menjagamu.” (HR. at-Tirmidzi)

Dan mengajari mereka adab (akhlak) serta doa-doa. Seperti doa makan, tidur, bersin, juga membiasakan salam dan minta izin.

Termasuk yang amat menarik dan berpengaruh besar terhadap anak adalah dengan menceritakan dan memperdengarkan kepada mereka kisah-kisah Islami.

Di antara kisah-kisah itu adalah kisah Nabi Nuh dan banjir topan, kisah Nabi Ibrahim yang menghancurkan berhala-berhala dan lain sebagainya. Juga kisah-kisah orang-orang shalih terdahulu. Seperti cerita para sahabat dan para tabiin.

Dengan kisah-kisah tersebut akan membangun karakter anak dan menanamkan akidah dalam diri anak tanpa ia sadari. Ketika ia mengetahui kisah-kisah para Nabi dengan baik, setidaknya ia akan tertanam dalam dirinya bahwa setiap dari kita membutuhkan perjuangan untuk mendapatkan sesuatu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar